
Teralis bukan cuma soal keamanan, tapi juga bagian penting dari tampilan eksterior rumah modern. Dari jendela hingga pintu, teralis bisa jadi elemen dekoratif yang mempercantik tampilan sekaligus menjaga rumah dari risiko pencurian.
Namun, muncul satu pertanyaan klasik dari banyak pemilik rumah:
“Lebih baik pakai teralis besi atau stainless steel?”
Kedua material ini punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Teralis besi dikenal kuat dan harganya terjangkau, sedangkan stainless steel tampil lebih mewah dan tahan karat. Tapi kalau berbicara soal biaya jangka panjang, mana yang sebenarnya lebih ekonomis?
Artikel ini akan membahas secara mendalam perbandingan harga, daya tahan, kelebihan, dan tips memilih antara dua jenis material populer tersebut.
Mengenal Teralis Besi dan Stainless Steel
Teralis besi merupakan jenis teralis yang paling banyak digunakan di Indonesia. Bahan dasarnya berasal dari besi hollow, besi beton, atau besi tempa. Kelebihannya terletak pada kekuatan dan kemudahan dibentuk menjadi berbagai model—mulai dari gaya minimalis modern hingga klasik Eropa.
Namun, besi memiliki satu kelemahan utama: mudah berkarat. Karena itu, perlu lapisan cat dasar dan cat finishing secara rutin agar tampilannya tetap menarik dan tahan lama.
Berbeda dengan besi, stainless steel adalah material logam campuran yang mengandung kromium tinggi sehingga tahan terhadap korosi. Itulah mengapa teralis stainless banyak dipilih untuk area lembab seperti kamar mandi, dapur, atau rumah di daerah pesisir.
Selain tampil mengilap dan elegan, stainless juga tidak memerlukan perawatan rumit—cukup dibersihkan secara berkala agar tetap berkilau.
Perbandingan Teralis Besi vs Stainless Steel
| Aspek | Teralis Besi | Teralis Stainless Steel |
|---|---|---|
| Harga per m² | Rp 300.000 – Rp 600.000 | Rp 700.000 – Rp 1.200.000 |
| Daya tahan | Kuat tapi mudah berkarat | Tahan karat dan cuaca ekstrem |
| Tampilan | Klasik, kokoh, mudah dicat | Modern, elegan, berkilau |
| Perawatan | Perlu cat anti karat rutin | Hampir tanpa perawatan |
| Bobot | Lebih berat | Lebih ringan |
| Umur pakai | 5–10 tahun | 15–20 tahun |
Faktor yang Mempengaruhi Harga Teralis
Harga teralis bisa bervariasi tergantung beberapa faktor berikut:
Jenis Material dan Ketebalan: Besi hollow 2×4 atau 4×4 jelas lebih murah dibanding stainless grade 304 atau 316. Semakin tebal bahan, semakin tinggi pula harganya.
Desain dan Tingkat Kerumitan: Motif laser-cut, teralis ulir, atau desain custom memerlukan tenaga dan waktu lebih, sehingga biayanya lebih tinggi dibanding model polos.
Finishing dan Pewarnaan: Finishing cat powder coating jauh lebih tahan lama dibanding cat konvensional. Walaupun biayanya sedikit lebih mahal, hasilnya terlihat lebih rapi dan elegan.
Lokasi Bengkel dan Biaya Pemasangan: Harga teralis di Jakarta atau Surabaya bisa lebih tinggi dibanding di kota kecil karena biaya tenaga kerja dan transportasi.
Kelebihan dan Kekurangan Tiap Jenis
Teralis Besi
Kelebihan:
- Harga lebih murah dan mudah ditemukan di pasaran.
- Bisa dibentuk dengan berbagai desain, dari minimalis hingga klasik.
- Struktur sangat kuat dan kokoh.
Stainless Steel
Kekurangan:
- Mudah berkarat, apalagi jika terkena hujan langsung.
- Membutuhkan perawatan cat rutin.
- Lebih berat dan bisa menimbulkan beban tambahan di dinding jika pemasangan kurang tepat.
Kelebihan:
- Anti karat, cocok untuk rumah di daerah lembab.
- Tampilan modern dan berkelas.
- Minim perawatan dan tahan lama hingga 20 tahun.
Kekurangan:
- Harga awal lebih tinggi.
- Sulit diperbaiki jika rusak karena proses lasnya lebih kompleks.
- Beberapa jenis stainless (seperti 201) bisa berkarat jika kualitasnya rendah.
Tips Memilih Teralis Sesuai Budget & Gaya Rumah
- Tentukan fungsi utama — keamanan, estetika, atau keduanya.
- Pertimbangkan lokasi rumah — daerah lembab sebaiknya pilih stainless.
- Sesuaikan desain dengan gaya rumah — minimalis, industrial, atau klasik.
- Periksa ketebalan bahan dan jenis finishing.
- Gunakan jasa bengkel terpercaya seperti Teralis.ID yang menyediakan garansi las dan pemasangan rapi.
Estimasi Harga Teralis di Pasaran
| Jenis Teralis | Harga per m² | Keterangan |
|---|---|---|
| Teralis Besi Hollow 4×4 | Rp 450.000 | Cat dasar anti karat |
| Teralis Besi Tempa | Rp 700.000 | Motif klasik handmade |
| Teralis Stainless 304 | Rp 950.000 | Finishing mengkilap |
| Teralis Stainless 316 | Rp 1.200.000 | Tahan cuaca ekstrem |
| Teralis Laser-Cut Modern | Rp 1.000.000+ | Motif custom sesuai desain |
Dari perbandingan di atas, terlihat jelas bahwa:
-
Teralis besi cocok untuk Anda yang ingin menekan biaya dan menyukai desain klasik.
-
Teralis stainless steel lebih ideal bagi pemilik rumah modern yang mengutamakan tampilan elegan dan ketahanan jangka panjang.
Jadi, “lebih ekonomis” tidak selalu berarti harga awal paling murah — tapi justru yang tahan lama dan minim biaya perawatan. Dalam konteks itu, stainless steel bisa dibilang lebih ekonomis dalam jangka panjang.
Tim Teralis.ID siap membantu Anda menentukan jenis teralis yang sesuai dengan anggaran, lokasi rumah, dan desain interior Anda.
💬 Konsultasi gratis via WhatsApp: Klik di sini untuk konsultasi
Teralis.ID adalah Jasa Pemnuatan Teralis di Tangerang